Dalam pekan ini dunia retail Indonesia dikejutkan dengan rencana tutupnya delapan gerai Ramayana di beberapa kota besar di Indonesia. Selain itu juga laporan tentang sepinya pengunjung pada banyak toko di berbagai pusat perbelanjaan seperti Glodok dan Mangga Dua. Apakah fenomena ini semakin mengaminkan bahwa daya beli masyarakat Indonesia tengah menurun sehingga mengakibatkan tutupnya banyak toko retail di Indonesia?
Kamis, 14 September 2017
Ekonomi Digital dan Matinya Usaha Konvensional
Dalam pekan ini dunia retail Indonesia dikejutkan dengan rencana tutupnya delapan gerai Ramayana di beberapa kota besar di Indonesia. Selain itu juga laporan tentang sepinya pengunjung pada banyak toko di berbagai pusat perbelanjaan seperti Glodok dan Mangga Dua. Apakah fenomena ini semakin mengaminkan bahwa daya beli masyarakat Indonesia tengah menurun sehingga mengakibatkan tutupnya banyak toko retail di Indonesia?
Senin, 28 Agustus 2017
Daya Beli Yang Tertukar
Dalam semingggu terakhir banyak diberitakan
di media tentang penurunan daya beli konsumen di Indonesia. Hal ini berdasarkan
pengakuan dari Asosiasi
Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang mengatakan bahwa penjualan yang dicapai anggotanya pada semester
pertama 2017 turun sebanyak 20 persen. Namun dari beberapa indikator makro ekonomi menunjukkan
bahwa daya beli masyarakat Indonesia masih terjaga dan tidak mengalami
penurunan. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa perekonomian
Indonesia pada triwulan dua 2017 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen.
Demikian juga dengan laju inflasi dari Januari hingga Juli berada dalam tataran
ideal yaitu sebesar 2,6 persen.
Rabu, 23 Agustus 2017
Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi
Kemiskinan adalah sebuah permasalahan sosial yang hampir selalu
melekat sebagai atribut bagi negara berkembang seperti Indonesia. Sehingga
tidak mengherankan setiap periode pemerintahan selalu memprioritaskan program
untuk mengurangi angka kemiskinan. Demikian juga dalam pemerintahan Presiden
Joko Widodo, pengentasan kemiskinan menjadi salah satu agenda dalam nawacita.
Meski dalam kenyataannya dalam 3 tahun pemerintahannya jumlah penduduk miskin
justru justru mengalami peningkatan dari 27,73 juta pada September 2014 menjadi
27,77 juta jiwa pada kondisi Maret 2017.
Senin, 10 Juli 2017
Peranan Media Dalam Mendongkrak Pariwisata
Masih segar dalam ingatan kita ketika Raja
Salman berkunjung ke Indonesia. Hampir seluruh media nasional memberitakan
kunjungannya termasuk perjalanan wisata
rombongan kerajaan tersebut ke Pulau
Dewata, Bali. Hal yang sama juga terjadi
pada kunjungan wisata mantan Presiden
AS Barack Obama ke Indonesia yang meliputi
Bali, Yogyakarta, dan Jakarta.
Pemberitaan media yang sangat masif tersebut merupakan
ajang promosi bagi destinasi wisata Indonesia di tingkat nasional maupun
internasional.
Minggu, 09 Juli 2017
Anomali Lebaran 2017
Lebaran pada tahun 2017 seolah tidak ada yang berubah jika
dibandingkan dengan lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Kemacetan di jalan
raya yang menyuguhkan pagelaran kendaraan yang mengular, hingga kenaikan harga
barang konsumsi seolah menjadi rutinitas tahunan yang selalu terjadi. Namun ada
satu hal yang seolah baru terjadi pada bulan Ramadan hingga lebaran kali ini
yaitu menurunnya penjualan ritel/eceran barang kebutuhan rumah tangga. Hal ini
diakui oleh ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey,
bahwa ada penurunan penjualan hampir semua barang jika dibandingkan dengan
musim lebaran pada tahun-tahun sebelumnya.
Sabtu, 03 Juni 2017
Mengatasi Ketimpangan, Mengentaskan Kemiskinan
Keberhasilan
pemerintah dalam memacu
pertumbuhan ekonomi sebesar
5,02 persen pada tahun 2016 atau lebih
tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang tumbuh
sebesar 4,88 persen patut diapresiasi. Meski
pertumbuhan ekonomi ini dibawah target pemerintah, namun harus diakui bahwa
pertumbuhan ini mampu mengurangi tingkat pengangguran,
kemiskinan, dan
tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia dalam setahun terakhir. Namun demikian apakah
keberhasilan pembangunan ekonomi tersebut dinikmati secara merata oleh seluruh
lapisan masyarakat Indonesia?
Jumat, 26 Mei 2017
Peran Penting UMK di Indonesia
Small is beautifull.
Mungkin ini ungkapan yang pas untuk menggambarkan keberadaan Usaha Mikro Kecil
(UMK) di Indonesia. UMK yang saat ini berjumlah 26,71 juta unit usaha atau
98,33 persen dari seluruh jumlah usaha yang ada di Indonesia telah mampu
memberikan banyak manfaat bagi rakyat Indonesia. Meski secara perekonomian
nasional peran UMK ini sangat kecil dalam membentuk Produk Domestik Bruto,
namun keberadaannya telah turut serta menggerakkan roda ekonomi dan mampu
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)
#140 Sarjana Menganggur di Tengah Bonus Demografi
(dimuat di media Republika, 10 Februari 2026) Di tengah kabar menggembirakan turunnya tingkat pengangguran nasional menjadi 4,85 persen pa...
-
(Dimuat di Kolom Opini Republika, 25 November 2022) Perekonomian Indonesia mampu tumbuh mengesankan di tengah ancaman resesi global saat i...
-
Pertama kali dihubungi oleh adinda Nurin untuk mengisi acara seminar di grup perempuan BPS menulis, rasanya saya belum memiliki kapasitas...
-
Tren penurunan jumlah penduduk miskin pasca pandemi sedikit terganggu dengan lonjakan inflasi yang terjadi pada akhir tahun 2022. Hal ini di...






