Halaman

Selasa, 28 Januari 2020

#102 Mengantisipasi Dampak Kenaikan Harga Gas Melon


(Dimuat Di Kolom Detiknews tanggal 28 Januari 2020)
Pemerintah akan menghentikan subsidi harga elpiji tiga kilogram (gas melon) mulai pertengahan tahun 2020. Harga gas melon nantinya akan disesuaikan dengan harga pasar sekitar RP. 35.250 atau naik 75 persen dari harga saat ini. Bagi masyarakat miskin, pemerintah berjanji akan memberikan subsidi dengan cara langsung ke sasaran. Meski demikian, dampak yang akan timbul dari kenaikan harga gas melon ini harus bisa diantisipasi, terutama bagi penduduk hampir miskin, rentan miskin, dan kelas menengah harapan agar daya beli dan kesejahteraan penduduk secara umum tetap terjaga.

Sabtu, 11 Januari 2020

#101 Mempertahankan Daya Beli

Memasuki tahun 2020, penduduk Indonesia disambut dengan kenaikan beberapa tarif mulai dari tarif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPnJS) kesehata, tarif jalan tol, hingga kenaikan cukai rokok. Pada tahun ini juga masih dibayangi oleh perlambatan ekonomi yang diakibatkan oleh ketidakpastian perekonomian global. Kondisi tersebut akan berdampak pada daya beli penduduk Indonesia. Diperlukan upaya untuk menjaga daya beli guna mempertahankan kesejahteraan penduduk di tengah dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.

Jumat, 13 Desember 2019

#100 Dampak Relokasi Industri

Perbedaan UMK yang tinggi telah mendorong relokasi industri di beberapa daerah. Tidak dapat dipungkiri, kabupaten/kota yang perekonomiannya ditopang oleh sektor industri nilai UMK nya lebih besar dibandingkan dengan daerah yang perekonomiannya ditopang oleh sektor ekonomi lainnya. Tingginya nilai UMK di daerah sentra industri tersebut mengakibatkan beberapa perusahaan melakukan relokasi usahanya ke daerah lain dengan UMK yang lebih rendah. Kondisi ini jelas akan beperpengaruh terhadap struktur perekonomian dan ketenagakerjaan.

Jumat, 29 November 2019

#99 Masa Depan Desa


Desa menjadi masa depan bagi kehidupan bangsa. Ketika perkotaan sudah jenuh tidak mampu menampung beban di atasnya dan terjadi penurunan kualitas lingkungan dan hunian, maka desa menjadi tempat yang dicari untuk kualitas hidup yang lebih baik.
Terlebih di era teknologi informasi saat ini, ketika pekerjaan tidak mengharuskan tatap muka antar personilnya, dan jual beli tidak mengharuskan pertemuan antara penjual dan pembelinya. Kegiatan ekonomi baik barang dan jasa bisa dilakukan tanpa mengharuskan adanya pertemuan setiap hari.

Jumat, 08 November 2019

#98 Disparitas Kualitas SDM


Dalam rangka menuju Indonesia berpenghasilan menengah tinggi yang sejahtera, adil, dan berkeseinambungan diperlukan percepatan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia(SDM). Dengan adanya kesenjangan kualitas SDM saat ini, untuk mengatasinya tidak bisa dengan satu progam yang sama. Alih-alih mau peningkatan kualitas SDM secara merata, yang terjadi justru kesenjangan kualitas SDM bisa semakin melebar. Oleh karena itu diperlukan identifikasi permasalahan pada setiap daerah, dari hulu hingga hilirnya, sehingga diperoleh strategi tepat sesuai kebutuhan.

Selasa, 15 Oktober 2019

#97 Satu Data Kependudukan


Data penduduk tidak hanya berguna dalam formula penghitungan dana alokasi umum maupun dana desa. Namun data penduduk diperlukan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan manusia dan ekonomi. Kenyataannya masih terdapat perbedaan data jumlah penduduk antara Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil dengan Badan Pusat Statistik.
Ditjen Dukcapil melakukan pendataan penduduk dengan cara registrasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Semua peristiwa kependudukan akan direkam sehingga data penduduk akan termutakhirkan setiap waktu.

Senin, 23 September 2019

#96 Kemiskinan dan Harga Diri


Tidak ada seorang pun yang ingin dilahirkan dalam kondisi miskin atau dari keluarga/negara miskin. Pun ketika kemiskinan tersebut direndahkan, akan ada rasa tidak terima. Apalagi yang menghina adalah warga negara tetangga. Sebagaimana karakter dalam bertetangga, meski ada kedekatan namun akan selalu ada persaingan untuk menjadi yang terbaik. Demikian juga meski permintaan maaf telah dilakukan, namun harga diri sebagai bangsa terlanjur direndahkan.
Seperti itulah gambaran ketika seorang pengusaha transportasi asal Malaysia yang menyebut Indonesia sebagai negara miskin. Sangat wajar jika ada warga negara Indonesia yang tidak terima. Meskipun pada kenyataannya, kemiskinan masih menjadi masalah yang membelenggu bangsa Indonesia.

#140 Sarjana Menganggur di Tengah Bonus Demografi

(dimuat di media Republika, 10 Februari 2026) Di tengah kabar menggembirakan turunnya tingkat pengangguran nasional menjadi 4,85 persen pa...